Tampilkan postingan dengan label Tips & Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips & Trik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 September 2018

Dianggap Sepele, Ini Kesalahan Menyalakan Sepeda Motor Injeksi Yang Sering Dilakukan Pemiliknya

Dianggap Sepele, Ini Kesalahan Menyalakan Sepeda Motor Injeksi Yang Sering Dilakukan Pemiliknya


Otonymous - Mungkin bagi kebanyakan pemilik sepeda motor injeksi, banyak yang lupa dengan kebiasaan menyalakan sepeda motornya dengan cara yang salah.

Yang sering dilakukan ialah menyalakan mesin sebelum lampu indikator pada panel instrumen mati. Padahal hal tersebut dapat berdampak buruk bagi Engine Control Unit (ECU) yang berfungsi sebagai otak dari sepeda motor injeksi.


Saat kunci kontak diputar ke arah 'ON', maka tegangan listrik akan mengalir ke lampu indikator terlebih dahulu. Kemudian ECU akan menerima informasi dari sensor-sensor yang ada di sepeda motor.

Dan setelah lampu indikator itu mati, itu tandanya fuel pump sudah siap untuk mengalirkan bahan bakar.


Bila sepeda motor langsung dinyalakan setelah kontak 'ON', maka ECU tidak akan peka membaca informasi dari sensor-sensor indikator.

Selain itu, menunggu lampu indikator mati dapat memastikan kita bahwa tidak ada part injeksi yang bermasalah.


Dan bila lampu indikator tidak mati lalu berkedip, itu artinya ada masalah pada sistem injeksinya.

Jadi jangan anggap sepele ya Nymouser, hal ini juga dapat membantu Nymouser untuk mengetahui permasalahan pada sepeda motor injeksi Nymouser sendiri.

Selasa, 03 Juli 2018

Inilah Manfaat Intercom Pada Helm

Inilah Manfaat Intercom Pada Helm


Otonymous - Intercom merupakan salah satu aksesoris yang mulai banyak diburu oleh banyak pengendara sepeda motor. Alat ini berfungsi sebagai sarana komunikasi dan hiburan saat berkendara. Alat ini menjadi hal penting bagi beberapa orang, contohnya para motovlogger.

Namun, seberapa pentingkah manfaat penggunaannya ketika berkendara? Yuk kita bahas kelebihan dan kekurangannya!


Fungsi dari intercom pada helm sendiri ialah untuk menjaga para pengendara untuk tetap terhubung ketika melakukan perjalanan bersama-sama. Karena, intercom memiliki radius yang cukup jauh dan jumlah pengguna yang terbatas.

Jadi dengan begitu, para pengendara tidak perlu melaju berdampingan dan berteriak-teriak untuk tetap bisa mengobrol atau menyampaikan informasi penting.


Fungsi lainnya ialah pengendara tidak perlu repot memasang headset ketika ingin mendengarkan musik atau arahan GPS dari smartphone ketika berkendara. Pasalnya, koneksi antara intercom dan smartphone menggunakan fitur bluetooth.

Kebanyakan intercom yang dijual dipasaran saat ini sudah dibekali dengan baterai yang membuatnya tetap menyala selama lebih dari empat jam. Dan biasanya intercom tersebut juga sudah tahan air, sehingga tetap bisa digunakan ketika hujan.


Senin, 25 Juni 2018

Tekanan Angin Nitrogen Ban Motor Kamu Sering Berkurang? Ini Penyebabnya!

Tekanan Angin Nitrogen Ban Motor Kamu Sering Berkurang? Ini Penyebabnya!


Otonymous - Mungkin sebagian dari Nymouser sudah beralih menggunakan angin nitrogen dibandingkan dengan masih menggunakan angin reguler pada ban kendaraan Nymouser. Pasalnya, dengan menggunakan angin dari nitrogen terasa lebih nyaman dan ringan saat dikendarai.


Namun apakah Nymouser pernah merasa bila tekanan angin ban motornya sering berkurang? Lalu apa penyebabnya?

Hal pertama, bisa dipengaruhi oleh kondisi ban yang sudah tipis, atau juga ban Nymouser bocor halus. Dalam kondisi ban yang masih standar, angin nitrogen akan tetap menyelinap melalui pori-pori ban. Apabila kondisi ban sudah tipis atau bocor halus, angin nitrogen akan keluar lebih banyak.

Jika ban Nymouser masih normal, setidaknya ada pengurangan tekanan angin. Biasanya hanya 2 psi saja, dan itu dalam periode yang lama, sekitar 2-3 minggu bila motor tidak dipakai.

Kemudian hal lain yang dapat mengakibatkan tekanan angin berkurang, posisi parkir juga sangat mempengaruhi hal tersebut.


Bila Nymouser sering parkir di atas lantai keramik tanpa dilapisi oleh kain, maka tekanan angin nitrogen akan cepat habis. Hal itu terjadi karena suhu lantai (suhu di luar ban) lebih dingin dari nitrogen, sehingga nitrogen akan menyelinap keluar.


Begini Cara Atur Kecerahan Pada Speedometer Yamaha Lexi

Begini Cara Atur Kecerahan Pada Speedometer Yamaha Lexi


Otonymous - Sepeda motor yang sudah menggunakan speedometer full digital memang sedang tren saat ini. Namun dibalik itu semua, ada beberapa pengguna yang mengeluhkan dengan tingkat kecerahan speedometer yang kurang baik ketika berkendara di siang hari.


Tapi, speedometer Yamaha Lexi ini bisa di atur loh tingkat kecerahannya. Caranya pun cukup mudah untuk Nymouser praktikan sendiri.

Nymouser hanya butuj menekan tombol select yang ada di speedometer Yamaha Lexi, kemudian tekan terus hingga muncul tulisan BL pada speedometer.


Lalu Nymouser tahan agak lama untuk mengubah tingkat kecerahan speedometer-nya.

Oh ya, pada Yamaha Lexi terdapat tiga pilihan tingkat kecerahan speedometer-nya. Ada BL-1 (redup), BL-2 (normal), BL-3 (terang).


Rabu, 20 Juni 2018

Waktu Ganti Oli Yang Tepat Untuk Sepeda Motor Yang Jarang Dipakai

Waktu Ganti Oli Yang Tepat Untuk Sepeda Motor Yang Jarang Dipakai


Otonymous - Ganti oli untuk kendaraan adalah suatu hal wajib. Sebab, ibarat manusia, oli adalah darah bagi kendaraan.


Normalnya, oli motor harus diganti setelah sepeda motor menempuh jarak 2.500-3.000 km. Lalu, bagaimana jika motor jarang digunakan? Apakah catatan pergantian oli ini harus tetap dilakukan sesuai dengan buku panduan, yakni setelah menempuh jarak 2.500-3.000 km?

Seperti dijelaskan oleh Suzuki Indonesi yang dilansir dari Otosia, ganti oli wajib dilakukan secara rutin, meskipun motor jarang digunakan atau belum menempuh jarak minimal 2.500 km. Alasannya, setelah masuk ke dalam mesin, oli akan tercampur dengan komponen mesin, dan bisa jadi diantaranya adalah kerak, bubuk gram, dan lainnya.

Jika motor biasa digunakan waktu pergantian olinya ditentukan oleh jarak tempuh, maka motor yang jarang digunakan, oli masih wajib diganti sesuai dengan waktu simpan motor tersebut, yakni 6-12 bulan.


Selama motor tidak pernah dipakai, Nymouser juga harus tetap memanaskan mesinnya. Pasalnya, jika motor tidak dipanaskan sama sekali, maka akan lebih mudah rusak dibandingkan dengan motor yang sering dipakai.


Sumber: Otosia