Tampilkan postingan dengan label Tesla. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tesla. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2018

Pabrikan Mobil Listrik Asal Amerika "Tesla" Bangkrut ?

Pabrikan Mobil Listrik Asal Amerika "Tesla" Bangkrut ?


Otonymous - Salah satu produsen mobil listrik, Tesla, dikabarkan akan mengalami kebangkrutan. Hal ini terjadi lantaran mobil Tesla kurang diminati di pasar, sehingga Tesla diprediksi akan gulung tikar dalam waktu dekat.

Menurut Chief Investment Vilas Capital Management, John Thompson, memprediksi usia Tesla tinggal menunggu waktu, seperti dilansir dari Businnesinsider.com.


"Tidak diragukan lagi, Tesla berada di ambang kebangkrutan. Perusahaan tak akan bisa bertahan selama 12 bulan ke deoan tanpa modal dari Wall Street Banks atau investor swasta," ujar John.


John juga mengatakan bahwa untuk dapat bertahan hidup, Tesla membutuhkan modal dengan jumlah yang besar. Setidaknya untuk bisa mempertahankan kondisi keuangan perusahaan sampai 18 bulan ke depan.


Dana yang dibutuhkan Tesla cukup besar, terbilang mencapai $ 8 miliar atau sekitar Rp. 110 triliun. Dana ini dapat digunakan untuk belanja modal, menutup kerugian operasional, membayar hutang yang jatuh tempo hingga kebutuhan modal kerja.


John membandingkan kondisi operasional bisnis Tesla dan Ford. "Ford mampu memproduksi sebanyak 6 miliar unit dan mendulang keuntungan $ 7,6 miliar atau sekitar Rp. 104 triliun. Sementara Tesla hanya sanggup memproduksi 100.000 unit dan justru mengalami kerugian sebesar $ 2 miliar atau sekitar Rp. 27 triliun," tambah John.

Bila benar Tesla akan bangkrut, lalu bagaimana nasib mobil listrik kedepannya ?



Jumat, 09 Februari 2018

Mobil Tesla Dikirim Ke Planet Mars

Mobil Tesla Dikirim Ke Planet Mars


otonymous.blog - Mobil Tesla Roadster baru-baru ini disebut sebagai mobil tercepat di dunia sekaligus menjadi mobil dengan lintasan terjauh di dunia. Gelar tersebut di dapat pada Rabu, 7/2/18, setelah SpaceX sukses meluncurkan roket terkuatnya yang di beri nama Falcon Heavy yang memuat mobil Tesla Roadster keluaran tahun 2008 tersebut untuk berkendara menuju planet Mars.


Roket Falcon Heavy yang memiliki 3 booster dan 27 mesin itu lepas landas dari Kennedy Space Center pukul 13.30 waktu setemoat. 2 booster merupakan bekas peluncuran roket sebelumnya yaitu Falcon 9s yang berhasil mendarat kembali secara vertikal di Cape Canaveral.


Ribuan orang turut gembira menantikan peluncuran Falcon Heavy termasuk para pekerja dan CEO SpaceX, Elon Musk. Tak hanya mereka saja yang merasakan, jutaan orang di dunia pun turut ikut menyaksikan peluncuran yang disiarkan langsung melalui akun resmi Youtube SpaceX. Video yang dramatis tersebut diiringi alunan musik David Bowie berjudul Life on Mars lengkap dengan sebuah manekin Starman yang seolah mengendarai Tesla.


Dilansir NBC San Diego, Kamis, 8/2/18, Falcon Heavy merupakan kombinasi Falcon 9s dan memiliki tenaga pendorong setara dengan 18 pesawat Boeing 747. Falcon 9s kerap digunakan sebagai alat transportasi luar angkasa untuk memasok barang ke International Space Station (ISS) dan memuat satelit. Sepertinya Musk cukup bosan bila hanya memuat satelit. Sebagai CEO Tesla dan SpaceX, Musk mewujudkan ide yang di nilai banyak orang cukup gila yakni mengirimkan mobil Tesla seberat 1.224,7 kg ke planet Mars.


Proyek ini dilakukan Musk untuk selangkah maju mewujudkan impiannya untuk melakukan ekspedisi planet Mars dan membangun sebuah kota disana. Untuk peluncuran roket, SpaceX sebagai kontraktor swasta mengembangkan roketnya dengan biaya sendiri, yang artinya tidak ada uang pajak yang digunakan.


Biaya yang dikeluarkan dalam proyek peluncuran Falcon Heavy ini mencapai 90 juta AS atau sekitar 1,29 triliun rupiah, bila diestimasikan dengan peluncuran mega roket Space Launch System hanya sepersepuluhnya saja untuk ekspedisi ke bulan dan Mars yang di inisiasi oleh NASA.