Tampilkan postingan dengan label Ertiga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ertiga. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Oktober 2018

Suzuki Mulai Mengawali Ekspor 12.000 All New Ertiga Ke Berbagai Negara

Suzuki Mulai Mengawali Ekspor 12.000 All New Ertiga Ke Berbagai Negara


Otonymous - PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) akhirnya meresmikan ekspor perdana All New Ertiga ke beberapa negara dan benua.

President Direcror SIM, Seiji Itayama mengatakan, All New Ertiga yang dibuat di Cikarang dan Tambun telah menjadi produk global. Selain itu, peresmian ekspor ini merupakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah untuk memajukan perekonomian dalam negeri.


SIM juga mengatakan, jika peresmian ini merupakan dukungan atas rencana roadmap 4IR atau revolusi 4.0 yang dicanangkan Kementerian Perindustrian.


Berdasarkan roadmap tersebut, Suzuki telah menunjuk sebagai pilar ke tiga basis produksi mobil di dunia setelah Jepang dan India.


Khusus untuk Ertiga, sejak tahun 2013 SIM telah mengapalkan Ertiga ke 28 Negara.

Tren tersebut berlanjut dengan diekspornya All New Ertiga sebanyak 12.000 unit ke Meksiko, Filipina, dan 20 negara lainnya yang tersebar di benua lainnya seperti Asia, Amerika Latin, dam Oseania.


Sumber: Otojurnalisme

Sabtu, 18 Agustus 2018

Dua Belas Ribu Unit All New Suzuki Ertiga Siap Diekspor Ke 29 Negara

Dua Belas Ribu Unit All New Suzuki Ertiga Siap Diekspor Ke 29 Negara


Otonymous - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sepertinya sudah menjadi salah satu dari tiga basis terkuat Suzuki global. Selain memenuhi pasar domestik, juga wajib menyuguhkan model-modelnya ke banyak negara di dunia.

All New Ertiga misalnya, mulai September 2018 sebanyak 12.000 unit All New Ertiga ditargetkan untuk dipasarkan ke negara-negara tujuan ekspor sampai Maret 2019.


Gelombang pertama pada pengirimannya akan ditujukan untuk Filipina dan Meksiko, dengan total jumlahnya 29 negara.

"Pabrik Suzuki di Cikarang sedang menuju tahap akhir persiapan ekspor perdana All New Ertiga," ujat Deputy Managing Director SIS, Setiawan Surya.

Dengan mengekspor All New Ertiga ke 29 negara, kontribusinya mencapai 45 persen dari total ekspor keseluruhan Suzuki.

Kesiapan produksi All New Ertiga di pabrik Suzuki Cikarang pada bulan September nanti juga merupakan komitmen Suzuki untuk berkontribusi pada visi Indonesia dalam meraih predikat sebagai produsen mobil terbesar di ASEAN.


Melalui Revolusi Industri 4.0 yang digagas Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, ada lima sektor utama, yakni makan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, dan elektronik.

Pada sektor otomotif, Kemenperin telah menentukan Strategi Otomotif 4.0 yang salah satu caranya adalah dengan meningkatkan ekspor untuk multi-purpose vehicle (MPV). Turunan lain dari pengimplementasian Revolusi Industri 4.0 yanh juga sejalan dengan langkah Suzuki yakni penggunaan robotika canggih.

Langkah produktivitas pabrik Suzuki di Cikarang tak hanya seiring dengan Revolusi Industri 4.0, namun juga upaya penerapan regulasi Euro 4. Penerapan Euro 4 untuk unit All New Ertiga akan memenuhi standar aturan kendaraan global.

Minggu, 12 Agustus 2018

Suzuki Sudah Raih Target Penjualan Sebelum GIIAS 2018 Berakhir, Ertiga Masih Jadi Primadona

Suzuki Sudah Raih Target Penjualan Sebelum GIIAS 2018 Berakhir, Ertiga Masih Jadi Primadona


Otonymous - Belum berakhir gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah berhasil mencapai target penjualan. Target tersebut dicapai pada hari ke-9 atau tepatnya tanggal 10 Agustus 2018. Dari 11 jenis mobil yanh ditawarkan oleh Suzuki selama GIIAS 2018 berlangsung, All New Ertiga mendominasi penjualan mobil Suzuki.

Kontribusi All New Ertiga mencapai 28,98% dari total penjualan. Besarnya penjualan All New Ertiga tak hanya disebabkan dengan menariknya berbagai fitur yang ditawarkan, namun juga diperkuat oleh program test drive berhadiah merchandise khusus dari Suzuki untuk para pengunjung GIIAS 2018.

Pada posisi kedua diikuti oleh Ignis yang berkontribusi sebesar 21,17%. Hadirnya Ignis dalam balutan sporty dan rally di booth Suzuki yang memperkuat konsep Suzuki Sport berhasil menarik perhatian para pengunjung untuk membeli city car ini.


Posisi berikutnya diikuti oleh mobil komersil New Carry Pick Up yang menyumbang penjualan sebesar 19,12%. Lalu APV, Karimun Wagon R, SX4 S-Cross, dan Baleno yang turut berkontribusi dalam penjualan unit mobil Suzuki di GIIAS 2018.

"Khusus untuk GIIAS 2018, selain menawarkan line up mobil unggulan, Suzuki juga menawarkan berbagai alternatif penjualan yang memudahkan para konsumen saat melakukan SPK. Selain itu, Suzuki juga bekerjasama dengan 6 perusahaan leasingng yang tersedia di dealing room dan menyediakan pula berbagai promo menarik untuk mobil-mobil Suzuki, seperti All New Ertiga, Ignis dan Baleno. Hal ini berguna meningkatkan penjualan mobil-mobil Suzuki selama GIIAS 2018 berlangsung," ujar 4W Sales Director SIS, Makmur.

Salah satu strategi yang digunakan SIS di GIIAS 2018 adalah dengan menghadirkan kembali Suzuki Auto Value yang membantu pelanggan melakukan tukar tambah lebih mudah untuk semua merek. Bahkan Suzuki Auto Value memberikan e-money senilai Rp 1,5 juta untuk konsumen yang melakukan tukar tambah ke All New Ertiga di booth Suzuki Auto Value di GIIAS 2018. E-money tersebut akan diberikan langsung setelah serah terima unit mobil baru.

Sabtu, 07 Juli 2018

Suzuki Jimny Generasi Terbaru Pakai Mesin Ertiga?

Suzuki Jimny Generasi Terbaru Pakai Mesin Ertiga?


Otonymous - Suzuki Jimny generasi terbaru akan hadir di Indonesia dengan menggunakan mesin K15B berkapasitas 1.500 cc berbahan bakar bensin. Artinya mesin Jimny akan menggunakan mesin sama dengan All New Ertiga yang beredar di Indonesia.

Bila mesinnya sama, apakah output powernya akan sama juga?


Menurut spesifikasi resminya, ternyata output mesinnya berbeda dengan All New Ertiga. Ternyata, Jimny memiliki output yang lebih kecil.

Jimny mempunyai power sebesar 100,5 dk pada 6.000 rpm, dan torsi 130 Nm pada 4.000 rpm. Dan untuk All New Ertiga mempunyai power sebesar 104,7 dk pada 6.000 rpm, dan torsi 138 Nm pada 4.400 rpm.

Jika output power Jimny lebih kecil, belum tentu performanya akan di bawah All New Ertiga lho Nymouser. Sebab melihat jenis mobilnya juga berbeda, bobotnya pun berbeda.


Bobot kosong Jimng hanya 1.090 kg, sedangkan All New Ertiga memiliki bobot 1.125 kg. Artinya, Jimny bisa meraih torsi maksimun di rpm yang sedikit lebih rendah dari All New Ertiga.

Jadi, Jimny akan terasa lebih ringan dan enteng, ditambah lagi Jimny memiliki penggerak roda 4WD. Itu artinya Jimny cocok untuk di ajak off-road.


Laporan: Abraham Augusto Tambunan

Jumat, 29 Juni 2018

SIS Siap Ekspor All New Suzuki Ertiga Ke 20 Negara

SIS Siap Ekspor All New Suzuki Ertiga Ke 20 Negara


Otonymous - PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) ternyata sudah siap untuk mengekspor mobil Low MPV andalannya ke beberapa negara, yakni All New Suzuki Ertiga.

Dikutip dari Inilah, Head of Product Development & Marketing Research PT. SIS, Harold Donnel, mengatakan All New Ertiga akan di ekspor ke 20 negara di empat wilayah, yakni Asia, Oceania, Amerika Selatan, dan Karibia. Namun harus melalui uji tipe dan semua masih tentatif tapi mulai September tahun ini.

SIS menargetkan akan mampu mengekspor 12 ribu unit kendaraan Low MPV itu hingga Maret 2019 atau dengan kata lain 2 ribu unit perbulannya.


Harold juga menambahkan, setidaknya ada tiga hal yang menjadi keunggulan keluaran terbaru Suzuki di mata konsumen, antara lain perubahan total pada eksterior mobil, interior yang mengakomodasi kebutuhan keluarga terutama untuk baris ketiga, dan kenyamanan.

"Beberapa bodyrole ada sedikit peningkatan dari Ertiga sebelumnya ini adalah sumbangsih HEARTECT Platform, ini secara global, tidak hanya di Indonesia tapi seluruh dunia," ujarnya.

Menurut data per 21 Juni 2018, All New Ertiga sudah dipesan sebanyak 6.772 unit dengan tipe terlaris yakni GX (70 persen), GL (25 persen), dan sisanya GA.


Sumber: Inilah